ABSTRAK Sutrisno, Ari. 2012. ?Peningkatan Keterampilan Berbicara dengan Metode Kerja Kelompok pada Siswa Kelas VII SMP Muhammadiyah Sadang Tahun tahun pembelajaran 2011?. (Skripsi). Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Purworejo. Rumusan masalah pada penelitian ini, yaitu (1) bagaimana proses pembelajaran keterampilan berbicara dengan metode kerja kelompok pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Sadang, Kebumen, dan (2) bagaimanakah tingkat keberhasilan keterampilan berbicara melalui metode kerja kelompok pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Sadang, Kebumen. Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan proses pembelajaran keterampilan berbicara melalui metode kerja kelompok pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Sadang, Kebumen, dan (2) Mengetahui tingkat keberhasilan keterampilan berbicara melalui metode kerja kelompok pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Sadang, Kebumen. Penelitian ini meggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) model Arikunto. Setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan nontes. Data yang diperlukan diperoleh melalui wawancara, angket, observasi, dokumentasi. kriteria keberhasilan yang diperoleh siswa berdasarkan dua kriteria, yaitu keberhasilan proses dan keberhasilan produk. Keabsahan data diperoleh dari Tanya jawab dan tringulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode kerja kelompok untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Sadang, Kebumen mendapat tanggapan yang positif. Proses pembelajaran yang berlangsung menjadikan siswa lebih aktif, kreatif, dan berani bertanya mengungkapkan ide, pikiran, pendapat dan gagasanya. Hasil analisis penelitian ini menunjukan adanya peningkatan keterampilan berbicara setelah dilaksanakanya pembelajaran dengan metode kerja kelompok setiap aspeknya yaitu aspek ketepatan lafal dan intonasi, sikap wajar tenang dan tidak kaku, gerak-gerik mimik yang tepat (ekspresi) dan pandangan mata, kelancaran berbicara, dan kenyaringan suara. Peningkatan ini dapat dilihat dari hasil nilai rata-rata pretes sebesar 64,67, nilai rata-rata siklus I sebesar 74,00, dan nilai rata-rata siklus II mencapai 81,25. Jadi, jumlah perbandingan dari pretes sampai siklus II sebesar 16,58. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa pengajaran melalui metode kerja kelompok pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah Sadang, kebumen meningkat. Kata Kunci: keterampilan berbicara, metode kerja kelompok, dan siswa SMP Muhammadiyah Sadang xiv