UPT Perpustakaan

Universitas Muhammadiyah Purworejo

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Skripsi

Kesantunan Imperatif Dialek antara Penjual dan Pembeli di Pasar Pon Desa Padureso Kecamatan Padureso Kabupaten Kebumen dan Relevansinya sebagai Bahan Pembelajaran di SMA


Tidak Tersedia Deskripsi


Ketersediaan
#
My Library Belum memasukkan lokasi
Bahasa Jawa 31
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Purworejo : ., 2012
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Bahasa Jawa
Info Detail Spesifik
ABSTRAK Ika Yuliani. 2012. ?Kesantunan Imperatif Dialek antara Penjual dan Pembeli di Pasar Pon Desa Padureso Kecamatan Padureso Kabupaten Kebumen dan Relevansinya sebagai Bahan Pembelajaran di SMA?. Skripsi. Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa. Universitas Muhammadiyah Purworejo. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan wujud pemakaian kesantunan imperatif dialek antara penjual dan pembeli di pasar Pon Desa Padureso Kecamatan Padureso Kabupaten Kebumen, (2) mendeskripsikan faktor ungkapan penanda kesantunan imperatif yang digunakan dalam dialek antara penjual dan pembeli di pasar Pon Desa Padureso Kecamatan Padureso Kabupaten Kebumen, dan (3) mendeskripsikan tentang relevansi kesantunan imperatif yang digunakan dalam dialek antara penjual dan pembeli di pasar Pon Desa Padureso Kecamatan Padureso Kabupaten Kebumen dengan bahan pembelajaran di SMA. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendapat Rahardi (2005: 79) menyatakan bahwa kalimat imperatif mengandung maksud memerintah atau meminta agar mitra tutur melakukan suatu sebagaimana diinginkan si penutur. Teori pragmatik menurut penjelasan (Leech, 1993: 8) adalah bidang linguistik yang mengkaji makna dalam hubungannya dengan situasi-situasi tutur. Subjek penelitian ini adalah penutur bahasa dialek Desa Padureso Kecamatan Padureso Kabupaten Kebumen, yakni penjual dan pembeli di Pasar Pon. Objek penelitian adalah kesantunan imperatif dialek antara penjual dan pembeli di Pasar Pon Desa Padureso Kecamatan Padureso Kabupaten Kebumen dan relevansinya sebagai bahan pembelajaran di SMA. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode simak dan metode cakap. Metode analisis data yang dipakai dalam penelitian ini yaitu metode kontekstual. Kemudian hasil data yang telah dianalisis tersebut disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian, diperoleh wujud pemakaian kesantunan imperatif dialek antara penjual dan pembeli di Pasar Pon Desa Padureso Kecamatan Padureso Kabupaten Kebumen, dan dibagi menjadi (1) wujud formal kesantunan imperatif, (2) wujud kesantunan linguistik imperatif dan kesantunan pragmatik imperatif. Wujud formal kesantunan imperatif meliputi imperatif aktif dan imperatif pasif. Sedangkan kesantunan linguistik imperatif meliputi faktor panjang pendek tuturan, faktor urutan tutur, faktor intonasi tuturan dan isyarat kinesik, kemudian faktor ungkapan-ungkapan penanda kesantunan yang meliputi penanda kesantunan tulung, ayo, jajal, mbok/mbokan, dan ndang. Adapun kesantunan pragmatik imperatif meliputi kesantunan pragmatik imperatif dalam tuturan deklaratif dan interogatif. Kemudian wujud kesantunan pemakaian tuturan imperatif bahasa Jawa dialek penjual dan pembeli di Pasar Pon Desa Padureso Kecamatan Padureso Kabupaten Kebumen sangat dipengaruhi oleh ketidaklangsungan sebuah tuturan yang jelas-jelas memiliki tingkat kesantunan lebih tinggi jika dibandingkan dengan tuturan langsung. Hal ini dapat dicermati melalui pengubahan tuturan imperatif, dari tuturan imperatif menjadi tuturan non imperatif. Adapun (3) relevansi kesantunan imperatif dengan pembelajaran bahasa Jawa di SMA sangat erat kaitannya, dapat dijadikan sebagai sumber bahan pembelajaran unggahungguh basa berpedoman pada kompetensi dasar bagi kelas sepuluh, sebelas, dan dua belas yaitu mampu mengungkapkan pikiran pendapat, gagasan, dan perasaan secara lisan sastra maupun nonsastra dengan menggunakan berbagai ragam dan unggah-ungguh bahasa Jawa. Kata kunci: kesantunan imperatif dialek, pragmatik imperatif
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

UPT Perpustakaan
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Nomor Pokok Perpustakaan 3306062D2016172

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2025 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?