ABSTRAK Keberadaan komunitas virtual dapat mempengaruhi keputusan individu, khususnya yang menjadi anggota komunitas, dalam melakukan pembelian. Pada penelitian ini penulis mengambil judul ?Pengaruh Komunitas Virtual terhadap Keputusan Pembelian (Studi pada Komunitas Virtual pengguna BlackBerry)?. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menguji pengaruh perceived benefit terhadap keputusan pembelian handphone, 2) menguji pengaruh a sense of belonging terhadap keputusan pembelian handphone, 3) menguji pengaruh emotional trust terhadap keputusan pembelian handphone. Populasi dalam penelitian ini adalah semua individu yang tergabung dalam komunitas virtual yang memiliki minat yang sama. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan oleh peneliti menggunakan kuesioner yang telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas, sedangkan untuk analisis data menggunakan analisis regresi. Hasil analisis data menunjukkan 1) nilai koefisien beta perceived benefit (X1) sebesar 0,409 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, sehingga hipotesis pertama yaitu perceived benefit berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian yang diajukan dapat diterima, 2) nilai koefisien beta a sense of belonging (X2) sebesar 0,135 dengan nilai signifikansi sebesar 0,091, sehingga hipotesis kedua yaitu a sense of belonging berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian yang diajukan ditolak, 3) nilai koefisien beta emotional trust (X3) sebesar 0,415 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, sehingga hipotesis ketiga yaitu emotional trust berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian yang diajukan dapat diterima. Kata kunci: komunitas virtual, keputusan pembelian