Abstrak: Tri Santoso. 092310215. Efisiensi Penggunaan Faktor Produksi Usahatani Ubi Jalar (Ipomoea batatas L) Lahan Pasir Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen. Skripsi. Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah Purworejo. Tahun 2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) kelayakan usahatani ubi jalar, (2) faktor-faktor yang mempengaruhi usahatani ubi jalar, dan (3) efisiensi alokatif usahatani ubi jalar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif analisis. Lokasi penelitian di pilih Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen. Teknik pengambilan sampel mengunakan metode stratified random sampling, yaitu teknik mengelompokkan petani berdasarkan kelompok tani yang ada. Sampel penelitian sebanyak 37 petani. Berdasarkan hasil penelitian diketahui usahatani ubi jalar di Kecamatan Mirit dengan luas lahan 0,4054 hektar memerlukan biaya sebesar Rp.3.371.342,938 penerimaan total sebesar Rp. 9.896.075,428, pendapatan sebesar Rp. 7.599.764.304.072, dan keuntungan sebesar Rp. 6.524.732.49 permusim tanam. R/C ratio sebesar 2,935 artinya setiap penggunaan biaya 1 akan mendapatkan penerimaan sebesar 2,935. Produktifivitas Modal (?/C) sebesar 193,535 % usahatani ubi jalar layak diusahakan karena nilai ?/C ratio lebih besar dari suku bunga Bank BRI sebesar 1,015%, produktifitas tenaga kerja sebesar 129.612,572 artinya produktifitas tenaga kerja lebih besar dari tingkat upah yang berlaku di kecamatan tersebut, yaitu Rp.129.612,572 dibanding Rp.30.000,00. Faktor produksi yang berpengaruh nyata terhadap produksi ubi jalar adalah luas lahan, tenaga kerja pria, tenaga kerja wanita, pupuk SP 36 dan pupuk kotoran sapi. Faktor produksi yang tidak berpengaruh nyata terhadap produksi ubi jalar adalah pupuk Urea, bibit, pestisida Decis, Pestisida Matador, bahan bakar minyak dan dummy pengalaman bertani. Hasil analisis efisiensi alokatif, diketahui luas lahan, tenaga kerja pria, tenaga kerja wanita sudah efisien penggunaannya. Pupuk SP 3 dan pupuk kandang penggunaannya tidak efisien sehingga penggunaannya perlu dikurangi. Kata Kunci : Efisiensi, Faktor Produksi, Usahatani Ubi Jalar, Lahan Pasir